Refleksi Akhir Tahun 2025: Transformasi Pendidikan di Bumi Bupolo di Bawah Nakhoda Rahman Ali

 

NAMLEA – Menutup lembaran tahun 2025, dunia pendidikan di Kabupaten Buru mencatat tonggak sejarah baru dalam upaya transformasi menuju sistem yang lebih modern, inklusif, dan adaptif. Sejak dilantik pada 14 September 2025, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kabupaten Buru, Rahman Ali, S.Pd., membawa visi kepemimpinan “Responsif dan Adaptif” yang secara nyata mengubah wajah kelembagaan dari sekadar pengelola administrasi menjadi motor penggerak perubahan.

Sinergi Tanpa Sekat dan Kepedulian terhadap Peserta Didik

Langkah awal kepemimpinan Rahman Ali ditandai dengan upaya meruntuhkan ego sektoral melalui penguatan kolaborasi lintas lembaga. Salah satu terobosan strategis adalah kerja sama dengan Bank Maluku dalam peluncuran Program Tabungan Siswa Miskin sebagai langkah preventif mencegah angka putus sekolah.
Selain itu, sinkronisasi data pendidikan dilakukan bersama Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan Kabupaten Buru guna memastikan setiap kebijakan berbasis pada data yang valid, akurat, dan tepat sasaran.

Penguatan Aset dan Infrastruktur: Membangun Legasi Pendidikan

Bulan Oktober dan November 2025 menjadi fase penting penguatan fondasi fisik pendidikan. Rahman Ali melakukan monitoring intensif ke sejumlah satuan pendidikan, di antaranya SMAN 3 Buru, SMAN 9 Buru, hingga SLB Negeri Marloso, guna memastikan kualitas layanan pendidikan berjalan optimal.
Pada saat yang sama, revitalisasi pendidikan vokasi diperkuat melalui peletakan batu pertama pembangunan gedung Teknik Sepeda Motor di SMKN 1 Buru, sebagai wujud komitmen mencetak lulusan siap kerja.

Puncak capaian terjadi pada November 2025, ketika Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Buru berhasil memperoleh Surat Hibah Lahan Kantor. Pencapaian ini dinilai monumental karena memberikan kepastian hukum serta “rumah” permanen bagi pelayanan pendidikan di Kabupaten Buru untuk jangka panjang.

Transformasi SDM Menuju Era Digital

Menutup tahun 2025, fokus kebijakan diarahkan pada penguatan sumber daya manusia pendidikan. Melalui berbagai workshop, para kepala sekolah didorong untuk bertransformasi menjadi “CEO Pendidikan” yang transparan, akuntabel, dan inovatif.
Terobosan visioner lainnya diwujudkan melalui Bimbingan Teknis Artificial Intelligence (AI) bagi guru pada akhir Desember 2025. Program ini memastikan para pendidik, termasuk di wilayah terpencil, mampu memanfaatkan teknologi mutakhir untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di ruang kelas.

Menyongsong 2026 dengan Optimisme

Dalam refleksi akhir tahun, Rahman Ali menegaskan bahwa berbagai capaian sepanjang 2025—mulai dari prestasi SMAN 2 Buru sebagai Juara I Liga Futsal Maluku, pengamanan aset pendidikan, hingga transformasi digital—merupakan fondasi awal menuju perubahan yang lebih besar.
Dengan sistem yang mulai tertata dan kolaborasi yang semakin solid, Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Buru menyatakan kesiapan menyongsong tahun 2026 dengan semangat baru, demi menghadirkan pendidikan yang berdaya saing dari Buru untuk Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar